//

selamat ya buat pemenang dan SMK N Kimia Madiun

Makin jaya, makin mencerdaskan bangsa

 

Cekedot…  http://youtu.be/6ZKQ1cY-5cs

masih kangen dengan pak Sugeng, Guru Agama akan penyampaian materi pelajaran maupun ceramah agama..

  

Cekedot

http://youtu.be/lcSUcZnr4dw

http://youtu.be/QDXWpebsU6M

  

Nggak afdol dunk klo g mendengarkan paduan suara mars SMK N 3 Kimia Madiun

Pada tanggal 7 Oktober 2012,  SMK Negeri 3 Kimia Madiun kedatangan tamu yang istimewa yaitu dari Laptop Si Unyil Trans 7. Dalam acara Laptop Si Unyil. Stasiun Televisi TRANS 7 telah mengangkat karya ciptaan SMKN 3 Madiun berupa alat pengolah limbah plastik Menjadi Bahan Bakar Minyak. Para siswa oleh asuhan dan bimbingan dari Bapak Sumarwan, Bapak Agus Rijanto, Bapak Tri Handoko, Ibu ERlina, dan lainnya. Tayangan yang berdurasi tak lebih dari lima menit tersebut telah memotret keindahan taman di sekolah kami. Taman tersebut pemberian dari Toyota Echo Youth looh, mendapat peringkat 4 Lomba Toyota Echo Youth.

Kegiatan Estrakurikuler Lingkungan Hidup atau biasa disebut (LH) yaitu organisasi yang bergerak di bidang lingkungan. Segmen BBM dari Limbah Plastik yang merupakan tajuk acara , telah ditayangkan pada hari Kamis tanggal 11 Oktober pukul 13.00, Produser sekaligus dalang dari boneka si Unyil sibuk memberikan arahan kepada kameramen maupun pada para siswa. Proses pengambilan gambar berakhir sekitar pukul 12.30 Capek dan lelah tak dirasakan lagi.

Namun semua telah terbayarkan dengan kepuasan berkarya yang tidak hanya dinikmati warga sekolah tetapi sudah menjadi karya bangsa. Setelah itu, kami pun sempat berfoto bersama Si Unyil. Majulah SKIMA!!! Sekolah Kebanggaanku.

 

Assalamualaikum wr. wb.
Ada banyak sekali ekstrakurikuler di SKIMA alias SMKN 3 KIMIA MADIUN ini. dengan banyaknya ekstrakurikuler, diharapkan siswa siswi mempunyai sikap mental dan karakter yang baik. Berikut ini akan saya posting apa saja ekstrakurikuler atau lebih dikenal ORGANISASI di SKIMA ini. Berikut liputannya (hehehehehe……)

1. OSIS/MPK SKIMA
Tentunya organisasi ini sudah tak asing lagi bagi kita semua. Di setiap sekolah puin pasti ada. OSIS/MPK(Organisasi Siswa Intra Sekolah/ Majelis Perwakilan Kelas) adalah organisasi tertinggi di SKIMA. OSIS/MPK bekerjasama dalam mengayomi seluruh organisasi di sekolah yang buanyakkkkk. OSIS/MPK bekerja dengan sangat baik dalam membantu sekolah dalam memajukan organisasi – organisasi yang lain. Peran OSIS/MPK sangatlah besar bagi sekolah. Acara rutin yang dilakukan yaitu HUT SKIMA, HUT RI, pemilihan ketua OSIS, PELEPASAN SISWA/I SKIMA, dsb.

2. GERAKAN PRAMUKA SKIMA
Organisasi Gerakan Pramuka merupakan salah satu organisasi yang paling banyak diminati oleh siswa-siswa SKIMA. Di sekolah kami pramuka diwajibkan 1 tahun bagi kelas 10 yang baru masuk SKIMA. Sudah banyak prestasi2 yang ditorehkan anak2 pramuka skima atau sering disebut ARMAPANDA, antara lain kejuaraan JAMBORE tingkat Provinsi yang membawa pulang 2 piala, dan JAMBORE tingkat kota madiun yang merebut 4 piala. Pramuka adalah salah satu ekskul yang saya ikuti. Selain menyenangkan juga mendidik karakter dan menjadi lebih disiplin. Kegiatan2nya antara lain PTA, HIKING, dll. SALAM PRAMUKA!!!

3. GAMAPALA SKIMA
GAMAPALA adalah organisasi yang bergerak di bidang pecinta alam. Banyak sekali piala yang ditorehkan anak2 pecinta alam skima ini dalam lomba lintas alam. Pada Lomba Lintas Alam bergengsi Lindri Land Rock, GAMAPALA SKIMA berhasil merebut salah satu piala bergilir JUARA 1 BEREGU PUTRI. Maju terus GAMAPALA!!!! SALAM RIMBA!!!!

4. KETARUNAAN
Ketarunaan merupakan organisasi yang bergerak di bidang kedisiplinan dan keamanan sekolah. Tapi bukan satpam lo ya!!! Perlu anda ketahui, bahwa setiap hari, SETIAP PAGI pukul 06.30, sekolahku tercinta sudah mengadakan APEL PAGI untuk membentuk karakter siswa/i. Apel pagi ini terus diadakan sampai2 banyak sekolah yang ingin mencontoh kegiatan positif ini. Kegiatan ketarunaan dulu dibina oleh TNI AD, akan tetapi sekarang dibina oleh bapak ibu guru sendiri.

5. SKI
Bukan ski air lo ya… SKI adalah kepanjangan dari SIE KEROHANIAN ISLAM yang bergerak di bidang kerohanian Islam, acara2 yang diadakan utamanya pada PHBI misalnya Sholat Idul Adha, Penyembelihan hewan Qur’ban, dsb. Organisasi ini juga banyak diminati oleh siswa/i yang ingin lebih mendekatkan diri pada Agama Islam.

6. LH (LINGKUNGAN HIDUP) SKIMA
yeeee…… Ini juga organisasi yang saya ikuti di SKIMA. LH bergerak di bidang lingkungan. Mungkin anda pikir kegiatan LH cuma bersih2 sekolah, nanem tanaman, dsb… bukan itu aja… tapi juga membuat berbagai macam produk inovatif, antara lain: MINYAK PLASTIK dari sampah plastik, DAUR ULANG KERTAS dari sampah kertas, PUPUK BOKASHI dari sampah daun, BIONETRAL dari sampah sayur dan buah, TAWAS atau Al2(SO4)3 dari sampah aluminium, dan produk lainnya. Minyak Plastik SKIMA ini udah terkenal kemana mana lo, mulai dari media cetak, media elektronik, dll. Antara lain sudah pernah siaran langsung di MetroTV, RCTI, JTV, MadiunTv, TRANS7(acara si unyil). Berkat penemuan Alat minyak plastik yang bernama TRIPOD(Teknologi Rakyat Indonesia Plastic Oil Destillation), minyaknya bernama MIRA(Minyak Rakyat) dan pembakar tungkunya yang berbahan gergaji disebut kompor TOMCAT(Teknologi Operasional Masyarakat Cepat Aman Terpercaya) kamilah yang memberi nama TOMCAT(Annas Eko Oktawiyono, Ali Murtadho, Satrio Harfanto Putro, Luvi Prasetio, dan saya Imron Gita Romanza) waktu itu saat praktek minyak plastik di malam hari. LH pernah mengunjungi KAMPUNG LIMBAH di Yogyakarta, kegiatan lainnya adalah cycling, reboisasi, outdoor learning, dll…. Maju terus…. Salam Hijau!!!!

7. KIR SKIMA
Disamping LH ada juga KIR yaitu Katya Ilmiah Remaja yang juga memiliki berbagai macam produk inovatif antara lain: Sabun Transparan, VCO, Nata de Coco, dll… Organisasi KIR juga banyak diminati oleh siswa siswi SKIMA. Salam Perkias!!!

8. LIENGSO
Awas,,, bukan RINSO lo ya… LIENGSO atau sering disebut Little English Society adalah organisasi yang bergerak di bidang Bahasa Inggris or English. They ever going to English Village (maaf bhs inggris saya kurang bagus). Yak, mereka pernah mengunjungi Kampung inggris di Kediri. LIENGSO juga mengadakan DEBAT bahasa inggris di SKIMA tiap tahunnya sebagai TUAN RUMAH. Mereka juga sering mendapatkan juara pada ajang bergengsi tersebut… GREAT…

9. KSS
KSS adalah organisasi yang bergerak di bidang Kesenian. Mereka sering tampil dalam acara2 HUT sekolah, pelepasan kelas 12, dll. Organisasi ini dulunya bernama GLUKOSA. Namun pada tahun ini diubah namanya menjadi KSS.

10. PMR
Palang Merah Remaja adalah organisasi yang bergerak di bidang kesehatan dan kemanusiaan. Setiap organisasi lain mengadakan acara di luar sekolah biasanya PMR sering diundang untuk menangani orang2 yang sakit. Sungguh besar jasa anak2 PMR. Mereka juga mengadakan kegiatan DONOR DARAH setiap tahunnya.

11. OLAHRAGA
Organisasi olahraga ada bermacam2 yaitu: FUTSAL, VOLI, BASKET, WUSHU.
Organisasi ini selalu semangat dalam mengadakan latihannya. Pada tiap tahunnya, TIM FUTSAL SKIMA mengadakan acara bergengsi SKIMA CUP se-keresidenan Madiun yang diikuti banyak sekolah. TIM FUTSAL SKIMA pun juga pernah merebut juara 1 SKIMA CUP dan membawa pulang pialanya sendiri.

MAJULAH SKIMA,,,, SEKOLAH KEBANGGAANKU…
SMK…. BISA…..
SKIMA…….. JOS (JADI ORANG SUKSES)

AAMIIN…

Mungkin satu dua hal membuat anda merasa rendah diri. saya punya sebuah cerita untuk anda.
Suatu hari seekor gajah bertemu dengan seekor lebah. si gajah kemudian menghina lebah itu karena lebah itu begitu kecil. namun si lebah merasa tidak rendah diri sedikitpun si gajah jadi heran dan bertanya “memangnya kenapa kau tidak merasa renadah hati? bukankah kau begitu kecil dan sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan aku yang besar ini?” Kemudian dengan rendah hati lebah menjawab : “Iya aku memang kecil, gajah. Tetapi tidakkah kau sadar akan satu hal”. “Apa?” tanya si gajah dengan penasaran. Kemudian si lebah menjawab, “memang sih aku yang kecil ini tidak sebanding bila dibandingkan denganmu, tapi aku  memiliki satu keunggulan yang tidak kau miliki”

“Apa itu?” si gajah makin heran dan tidak terima “tidak mungkin mahluk kecil sepertimu ini memiliki kelebihan!”

“Begini” kata si lebah dengan tenang dan rendah hati, “aku dapat menghasilkan madu. bahkan jika aku menyerap sari bunga bangkai pun aku tetap bisa menghasilkan madu. tetapi kau, hanya bisa menghasilkan kotoran, meskipun yang kau makan adalah madu” si gajah pun tertegun tidak menyangka, dan tentu saja tidak terima.

Jika kita mau sukses, maka jangan sesekali kita menyesali kelemahan kita, tetapi kembangkan apa yang bisa menjadi kelebihan dalam diri kita, maka kelemahan kita tidak akan terlihat lagi.

Lagi pula apa gunanya kelemahan disesali? apalagi sampai membuat minder, lebih baik kembangkan kekuatan untuk menghadapi kelemahan itu.

“ LEBAH, binatang kecil makan makanan yang baik (sari bunga), mengasilkan sesuatu yang baik juga (madu), dia tidak akan mengganggu / menyakiti apabila dia tidak tertanggu/terancam.”

(adope by : mer1t’s)

“Setelah diumumkan pengangkatannya menjadi khalifah, Umar bin Abdul Aziz kemudian menyendiri di rumahnya dan beliaupun tak mau keluar menemui seseorang. Dalam kesendirian itu, beliau menghabiskan waktu dengan bertafakkur, berdzikir, dan berdoa kepada Tuhan. Pengangkatannya sebagai Khalifah atau pemimpin tidak disambutnya dengan pesta kemenangan, tetapi justru dengan melakukan introspeksi diri.

Tiga hari kemudian barulah beliau keluar rumah. Para pengawal menyambutnya, hendak memberi hormat. Umar malah mencegahnya. “Kalian jangan memulai salam kepadaku, bahkan salam itu kewajiban saya kepada kalian.”  Itulah perintah pertama Khalifah kepada pengawal-pengawalnya.

Ketika Khalifah Umar datang dalam pertemuan dengan para pembesar negeri, para tokoh masyarakat dan hadirin yang telah menunggunya terdiam dan serentak bangkit berdiri memberi hormat kepada Khalifah Umar. Apa kata beliau?  “Wahai sekalian manusia, jika kalian berdiri, saya pun berdiri. Jika kalian duduk, saya pun duduk. Manusia itu sebenarnya hanya berhak
berdiri di hadapan Rabbul-‘Alamin.”

Itulah yang dikatakan pertama kali Khalifah Umar kepada umat yang dipimpinnya. Sebagai seorang pemimpin Khalifah Umar bisa dengan mudah mendapatkan penghormatan dan kemewahan. Namun, ternyata Umar tidak serta merta meneruskan budaya kepemimpinan yang sebenarnya menguntungkannya dirinya secara pribadi itu. Beliau tak mau dihormati berlebihan, melainkan
memilih sikap rendah hati dan sederhana dalam memimpin umatnya. Hasilnya, kepemimpinannya dikenang dengan penuh rasa hormat dan mewariskan nilai-nilai kebajikan.

Seorang pemimpin dalam bidang apapun, apakah dalam bisnis, pemerintahan, mayarakat maupun lainnya, sebaiknya menyadari bahwa kedudukan dan jabatan yang disandangnya sesungguhnya adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada anggota yang dipimpinnya maupun kepada Tuhan. Maka ketika berhasil menduduki posisi pimpinan, apakah dalam pemerintahan, Bisnis, masyarakat, maupun organisasi lainnya, sebaiknya tidak melalaikan amanah sebagai pemimpin yang melayani anggota dan masyarakat yang dipimpinnya. Seorang pemimpin, perlu mengembangkan sikap kepemimpinan yang melayani atau dalam istilahnya sekarang adalah “servant leader” .

Sayangnya dewasa ini banyak sekali pemimpin yang kurang  menyadari amanahnya dan lebih berorientasi pada tujuan pragmatisme dan nilai-nilai kemewahan seperti mengejar harta kekayaan. Pemimpin yang berorientasi pada nilai-nilai kemewahan dan materialisme, akan cenderung dikendalikan oleh nafsu dan ego pribadinya. Maka tidak heran ketika sedang memegang kekuasaan, yang dipikirkan adalah apa yang dapat diambil dengan posisinya saat ini, apa yang
dapat diperoleh bagi keuntungannya dari orang lain, bukan bertanya apa kebaikan yang dapat diberikan pada orang lain.

Pemimpin yang berorientasi pada nilai-nilai materialisme dan kemewahan duniawi, cenderung mudah menyalahgunakan kekuasaan untuk tujuan kepentingan pribadinya, untuk tujuan kekayaan harta. Bagaimana akhir kehidupan mereka? Banyak diantara mereka yang masa tuanya tidak hidup damai, malah gundah gulana karena dijerat hukum. Karena sesungguhnya meraih kemuliaan dengan dibungkus materi hanyalah semu dan tipuan belaka.

Pemimpin seperti ini menganggap bahwa melayani orang lain dirasakan sebagai suatu kerendahan baginya, seolah yang harus melakukan adalah orang-orang rendahan. Padahal melayani inilah sesungguhnya misi mulia yang sebenarnya diamanahkan Allah kepada setiap hamba-Nya yang hidup di dunia ini, sebagai “Khalifah” di bumi.

Menjadi pemimpin yang rendah hati dan mengedepankan kesederhanaan adalah landasan bagi keberhasilan yang penuh makna. Dalam dunia bisnis misalnya, kita dapat belajar dari para pemimpin bisnis atau CEO dunia seperti Konosuke Matsushita, Soichiro Honda, Anita Rhodick dan lainnya. Dalam kehidupan kita mengenal para pelopor kehidupan seperti Mahadma Gandhi, Bunda Therea, Imam Al-Gazali dan lain sebagainya. Mendengar nama-nama mereka semua sungguh
menggetarkan hati kita semua. Apakah mereka semuanya berhasil karena kepemimpinan dengan kemewahannya ? Belajar dari kisah sukses mereka, kita akan menemukan sikap yang rendah hati, sikap sederhana dan senang melayani orang lain. Mereka senang mengabdikan hidupnya untuk melayani dan menyumbangkan hartanya untuk kemanusiaan. Kebajikan yang diwariskan dari
kepemimpinan menjadikan nama-nama mereka dikenang harum sampai sekarang.

Memang tidak mudah untuk selalu rendah hati dan memiliki mentalitas melayani dari hati. Apalagi kalau kita memiliki kedudukan sebagai eksekutif, CEO, pemimpin Bisnis, pemimpin pemerintahan, pemimpin masyarakat atau pemimpimpin lainnya yang memiliki kesempatan dilayani dengan kemewahan yang terbuka di depan mata. Kalau manusia terjebak pada dorongan memperturutkan kepentingan nafsu duniawi dan egoisme pribadi semata, pasti akan mementingkan kepentingan sendiri dan maunya justru dilayani dengan kemewahannya.

Seorang pemimpin yang rendah hati dalam bekerja ia akan senantiasa berpikir bagaimana dapat mensejahterakan anggota yang dipimpinnya. Pemimpin yang baik dapat menjadi teladan dan menginspirasi anggotanya untuk mengembangkan nilai-nilai pelayanan dari dalam hati. Sehingga anggota organisasipun dalam bekerja juga berpikir bagaimana bisa memberikan layanan terbaik, memberikan kontribusi terbaik melalui peran pekerjaannya dalam organisasinya. Karena setiap orang yang melayani dengan ikhlas berarti telah berpartisipasi menebar rahmat ke seluruh alam. Itulah tugas terhormat seorang pemimpin.

Menjadi pemimpin yang rendah hati memerlukan kesadaran kita untuk mau melakukan transformasi diri dengan mengubah pusat diri yang sebelumnya egoisme dan hawa nafsu, diganti dengan kebeningan hati nurani. SEMOGA BERMANFAAT !

(by:Eko Jalu Santoso.http://merits.wordpress.com)

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 52 pengikut lainnya.