KJRI Ho Chi Minh City Partnership with Industry di Vietnam, Kepsek dan Guru SMKN3 Madiun (Sekolah Sampah) Kunjungi KJRI HCMC

Kemampuan lulusan sekolah kami untuk memenuhi kebutuhan industri, menjadi prioritas utama dalam menerapkan proses belajar dan mengajar di Sekolah Menegah Kejuruan Negeri 3 (SMKN 3) Madiun, Untuk itu, kami pengajar SMKN3 melakukan kegiatan partnership with industry dengan Alkana Vietnam, kelanjutan dari program yang sudah berjalan dengan perusahaan induk Alkana, Propan Raya (perusahaan cat). Demikian Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 3, Drs Sulaksono Tavip Rijanto menjelaskan kepada Konjen RI di HCMC, Bambang Tarsanto saat kunjungan silaturahmi ke KJRI HCMC pada 12 Januari 2012. Pada kunjungan tersebut Kepsek SMKN3 didampingi oleh Ketua Tim SBI Pengembangan Sekolah SMKN3, Dra. Dwi Erna Tjahjowati, Ketua BKK SMKN3, Drs. Sumarwan, Country Manager Alkana Vietnam, Ali Sumanto dan HRD Propan Raya Sidoarjo, Wenny Hastuti. Sementara Konjen RI didampingi oleh Pejabat Fungsi Ekonomi, Dalton Sembiring dan Pejabat Fungsi Prokons merangkap Pelaksana Tugas Fungsi Pensosbud, Alimudin Pohan.


Konjen RI, Pejabat Fungsi Ekonomi, dan Pejabat Fungsi Prokons merangkap Pelaksana Tugas Fungsi Pensosbud KJRI HCMC mendengarkan uraian Kepsek SMKN3, Tavip Rijanto

Apabila banyak ESEMKA di berbagai daerah melakukan pengembangan “automotive”, sekolah kejuruan ini SMKN 3 Madiun memiliki spesialisasi bidang pengembangan kimia,  Saat ini, SMKN3 Madiun terus menggali kemungkinan pengembangan proses kimia untuk dapat mendaur ulang berbagai jenis sampah agar menjadi produk berguna. Kegiatan terebut menjadikan SMKN 3 Madiun dikenal sebagai “Sekolah Sampah”. Hingga saat ini SMKN3 Madiun sudah menghasilkan karya nyata yang berupa bionetral dari limbah sayur dan buah-buahan, BBM dari limbah plastik, tawas cair olahan dari kaleng alumunium wadah minuman, nata decoco dibuat dari limbah air kelapa, urin kelinci untuk mengembalikan unsur hara tanah dan banyak lagi. Hasil daur ulang tersebut digunakan untuk memfasilitasi program kewirausahaan, sehingga disaat senggangnya murid-murid SMKN3 membuat dan menjual produk yang dibutuhkan lingkungan tempat tinggal mereka.


Konjen menerima wayang kulit yang diserahkan Kepsek SMKN3 didampingi oleh Tim SBI Pengembangan Sekolah SMKN3, Dra. Dwi Erna Tjahjowati, Ketua BKK SMKN3, Drs. Sumarwan

Program kewirausahaan dan “Partnership with Industry” SMKN3 Madiun sudah terlihat hasilnya. HRD PT Propan Raya Sidoarjo, Wenny Hastuti saat berkunjung ke KJRI HCMC menyampaikan setiap tahunnya PT Propan Raya, selalu menyediakan beasiswa kepada 10 siswa terbaik dan juga menyediakan kesempatan magang kerja kepada jurusan Kimia Industri dan Kimia Analis. Sementara Alkana Vietnam, anak perusahaan PT Propan Raya saat ini sudah mempekerjakan 2 orang lulusan SMKN3.


Country Manager Alkana Vietnam, Ali Sumanto (berpolo shirt warna putih) dan HRD Propan Raya Sidoarjo, Wenny Hastuti (paling kiri mengenakan baju batik warna merah)

Menanggapi keterangan Kepsek SMKN3 dan HRD PT Propan Raya Sidoarjo, Konjen RI di HCMC mengucapkan terima kasih dan menyampaikan sumbangsih lulusan SMKN3 Madiun telah memungkinkan Alkana Vietnam untuk berkontribusi terhadap hubungan dagang bilateral Indonesia Vietnam yang pada tahun 2011 mencapai US$ 3,7 miliar. Dengan adanya program partnership with industry ini, SMKN3 akan mampu memenuhi kebutuhan nyata dunia industry, salah satunya melalui kondisi atau standard yang disampaikan oleh Alkana Vietnam ataupun PT Propan Raya. Konjen juga menyampaikan target nilai perdagangan bilateral Indonesia-Vietnam senilai US$ 5 miliar pada 2015, sebagaimana disepakati oleh Presiden RI dan Perdana Menteri Vietnam pada pertemuan di Jakarta, 14 September 2011. Konjen percaya hal tersebut dapat dicapai sekalipun penuh tantangan dan kerja keras. Sesuai dengan perannya KJRI HCMC akan memberi dukungan dan bantuan kepada semua WNI/BHI yang berkerja dan berusaha di Vietnam karena akhirnya semua hal tersebut akan berpengaruh kepada pencapaian target US$ 5 miliar.

Selain jurusan Kimia Analis dan Kimia Industri, saat ini SMKN3 Madiun memiliki jurusan Tehnologi Pertanian. SMKN3 berklasifikasi Sekolah Berstandard Internasional (SBI), dan sedang dalam proses untuk mendapatkan ISO 17025 untuk laboratorium dan ISO 14000 untuk lingkungan.

Sumber: KJRI Ho Chi Minh City

Iklan

2 thoughts on “KJRI Ho Chi Minh City Partnership with Industry di Vietnam, Kepsek dan Guru SMKN3 Madiun (Sekolah Sampah) Kunjungi KJRI HCMC

  1. semoga banyak peruahaan asing lain melirik kinerja dari smkn 3 kimia madiun ….skkiiiimmmmaaaaa ….jooooooossss

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s