High-Pressure-Cylinder

Deretan tabung berisi gas bertekanan dapat dengan mudah kita temui di setiap pabrik yang memproduksi bahan kimia. Jenis gas yang tersimpan di dalamnya bisa berupa gas yang mudah terbakar (flammable), gas beracun (toxic), inert gas, gas mudah meledak (explosive) dan lain-lain.

Tabung-tabung gas tersebut harus ditangani dengan benar. Kalau tidak, potensi bahaya seperti terjatuh, kebakaran, ledakan atau kebocoran gas beracun dapat terjadi. Itulah sebabnya, para pekerja yang berhubungan langsung dengan tabung gas bertekanan tinggi (compressed gas cylinder) harus mengetahui dengan jelas prosedur penanganan yang aman.

Dual-port valve dip-tube cylinder

Berikut ini adalah 18 tips safety untuk penanganan tabung gas bertekanan di pabrik kimia. Mari kita simak satu-persatu sambil kita aplikasikan di tempat kerja kita masing-masing.

  1. Tabung gas bertekanan harus disimpan pada ruangan khusus, yang dipagar dan terkunci.
  2. Hanya yang berwenang dan pekerja terlatih saja yang diperbolehkan masuk ruangan   tabung gas.
  3. Ikat kuat dengan rak atau cara lain agar tabung tidak terjatuh.
  4. Jika tabung gas tidak digunakan, valve caps harus tetap terpasang.
  5. Untuk memindahkan tabung gas, gunakan hand truck dengan kapasitas yang memadai untuk membawa 2 tabung sekaligus.
  6. Jangan menggunakan elektromagnetik, tali atau sling untuk menghandle tabung gas.
  7. Pastikan label menempel pada tabung, yang menyebutkan isi tabung dan tekanan di dalamnya.
  8. Hindari tabung gas terkena sinar matahari langsung atau suhu tinggi (>52 0C).
  9. Jauhkan sumber api kontak dengan pemukaan tabung.
  10. Jauhkan bahan mudah terbakar dari tabung.
  11. Gunakan tubing, valve dan peralatan lain yang cocok dengan gas dalam tabung dan rating tekanannya.
  12. Pastikan bahwa valve, regulator dan safety relief valve telah terpasang.
  13. Selalu buka valve tabung secara perlahan-lahan. Hindari membuka secara penuh dalam waktu singkat.
  14. Lakukan perawatan agar tabung dan kelengkapannya tetap dalam kondisi baik.
  15. Jangan pernah gunakan safety relief valve yang rusak dan tabung yang bocor. Beri tanda tabung yang rusak dan pisahkan.
  16. Pisahkan dan beri tanda tabung gas yang telah kosong dari stok tabung gas.
  17. Jangan pernah diterima tabung gas tanpa label      yang jelas dan kondisi tabungnya tidak baik.
  18. Hitung dengan tepat kebutuhan konsumsi gas untuk kebutuhan pabrik. Menyimpan tabung gas untuk konsumsi 1 tahun tidak dianjurkan, karena menciptakan kondisi tidak aman.

Danger Sign

Hal – hal yang harus diperhatikan :

Perhatian.PerhatianPerhatianimages (8

Adopted from : http://industrikimia.com

Oleh Edi Suryanto

Untuk menghindari kerusakan, maka daging perlu diawetkan. Pengawetan daging dapat dilakukan dengan penambahan bahan pengawet yang termasuk dalam Bahan Tambahan Pangan (BTP). Namun masyarakat sekarang merasa ketakutan apabila mendengar istilah bahan pengawet atau bahan kimia yang dapat menimbulkan efek negatif bagi tubuh. Padahal, ketakutan ini tidak perlu terjadi. BTP sebenarnya adalah bahan aditif yang mengandung senyawa-senyawa kimia, misalnya natrium klorida, senyawa nitrit/nitrat, senyawa phosphate, dan lainnya yang telah diijinkan penggunaannya. Namun yang menjadi pertanyaan apa jenis pengawet yang cocok untuk produk olahan daging, bagaimana dengan keamanan dan ambang batas penggunaan, dan amankah bahan pengawet tersebut bagi kesehatan konsumen?

Bahan-bahan yang umum digunakan untuk pengawetan produk olahan daging antara lain adalah 1) garam (sodium chloride), 2) alkaline phosphates (sodium tripolyphosphate), 3) sweetener seperti dextrose, sukrosa dan sorbitol, 4) sodium atau potassium nitrite digabungkan dengan sodium atau potassium erythorbate atau ascorbate, 5) sodium laktat atau potassium lactate, 6) sodium acetate dan diacetate, 7) liquid smoke, 8) antioxidan seperti butylated hydroxy anisole (BHA), butylated hydroxy toluene (BHT) propyl gallate (PG), alpha tocopherols. Terdapat pula beberapa asam yang digunakan untuk menghambat pertumbuhan mikroorganisme pada karkas unggas. Karkas ayam yang dicelupkan dalam larutan asam laktat atau asam sitrat mempunyai masa simpan yang lebih lama.

Bahan pengawet juga dapat berasal dari curing agents. Curing agents yang klasik untuk daging terdiri dari suatu campuran sodium chlorida, sodium nitrit dan/atau sodium nitrat, gula (dekstrosa, sukrosa, hidrolisat pati, dan lain-lain). Bumbu-bumbu dapat ditambahkan dengan tujuan utama untuk flavoring atau penambahan rasa. Dalam konsentrasi yang telah ditetapkan, campuran curing secara bersama berfungsi sebagai sumber pengawet yang efektif. Ketika digunakan secara bersama maka bahan curing bertindak sebagai pengawet yang lebih baik dibanding komponen-komponen individu pengawet.

Memilih pengawet untuk olahan daging harus memperhatikan jenis olahan daging. Daging olahan lokal seperti abon, dendeng, bakso mempunyai karakteristik produk yang berbeda. Abon adalah produk daging olahan kering yang mempunyai kadar air rendah. Menurut SNI 1995 maksimum kadar air abon adalah 7% dan dengan bahan pengawet gula sebesar maksimum 30%. Rendahnya kadar air dan tambahan bahan pengawet gula dan garam menyebabkan produk daging olahan dapat tahan berbulan-bulan (sekitar 6 bulan).

Dendeng merupakan produk daging olahan yang agak kering dengan kadar air maksimum 12%. Bahan pengawet yang umum digunakan untuk dendeng adalah gula, sendawa dan garam. Bakso dan sosis adalah produk olahan daging yang basah. Bakso biasa dibuat dengan bahan tambahan pangan seperti garam, phosphate, dan bumbu-bumbu. Kadar air maksimum yang diperbolehkan menurut SNI 1995 adalah 70%.

Pembuatan sosis biasanya menggunakan bahan pengawet garam, sodium phosphate, gula dan asam. Kadar air yang diperbolehkan maksimal 67%. Corned beef diproses dengan bahan-bahan pengawet antara garam, nitrat, atau nitrit, dan atau kombinasi nitrat dan nitrit.

Produk sosis, bakso dan corned beef merupakan produk olahan daging yang basah dan BTP yang ditambahkan dalam jumlah tidak ekstrem, sehingga masih memerlukan perlakuan lain untuk menghindari kerusakan seperti kemasan, pendinginan dan atau pembekuan.

Garam sodium klorida yang food grade seyogyanya di gunakan untuk pengawet daging. Namun, konsumen sekarang menghendaki pengurangan penggunaan garam sodium (NaCl) karena kaitannya dengan hipertensi. Untuk itu garam potasium klorida dapat digunakan untuk menstubsitusi NaCl sampai dengan level 40%. Namun pengawetan dengan garam ini perlu mendapat perhatian karena apabila garam dikonsumsi secara berlebihan dapat memicu penyakit darah tinggi. Untuk preservatif yang efektif, kandungan air produk akhir sebaiknya sekitar 50 – 55% dan kandungan garamnya sebaiknya antara 9-11%. Dengan kata lain pangan dalam keadaan mendekati titik jenuh dan ini akan menjaga good keeping quality.

Bahan pengawet yang dilarang digunakan antara lain adalah asam borat/ boric acid, asam salisilat/salicilic acid, kalium klorat, kloramfenikol dan formalin.

Bahan pangawet pangan harus digunakan sesuai dengan petunjuk dan regulasi yang telah ditetapkan pihak berwenang. Antioksidan seperti BHA, BHT, TBHQ (tertiary butyl hidro quinone), dan PG ditambahkan pada produk tidak melebihi 0,01% atau 0,02%. Batas maksimum penggunaan sodium atau potasium laktat di Amerika adalah 2,9%. Sodium acetate dan diacetate digunakan dengan level maksimum sampai dengan 0,25%. Konsentrasi asam laktat yang digunakan adalah 0,12%. Penelitian lain menunjukkan bahwa asam sorbat adalah bahan pengawet yang efektif (effective preservatives) dengan konsentrasi larutan 7, 5 % asam sorbat yang disemprotkan ke atas karkas dingin.

Pengaruh penggunaan pengawet terhadap karakter dan  mutu produk daging 

Bahan pengawet mempunyai antioksidan BHA, BHT, TBHQ (tertiary butyl hidroquinone), dan PG menunda oksidasi lemak pada daging unggas. Sodium atau potassium laktate serta sodium acetate dan diacetate terbukti digunakan sebagai flavoring agents dalam daging, mereka berfungsi sebagai acidulants, flavoring agents dan sebagai agen antimikroba.

Garam sodium klorida merupakan bahan pengawet alami yang telah digunakan masyarakat luas selama bertahun-tahun. Di samping mempunyai fungsi sensoris dalam hampir semua produk daging, garam juga mempunyai aksi pengawet/ kemampuan mengawetkan produk olahan daging. Garam juga membantu dalam ektraksi protein-protein terlarut yang akan membantu dalam pengikatan produk daging restruktur (nugget, sosis, dan bakso).

Garam adalah ingridien yang terpenting dalam campuran bahan curing untuk daging dan berfungsi 1) untuk pemberi rasa produk, 2) menurunkan aktivitas air dan meningkatkan ionic strength (meningkatnya tekanan osmotik medium pangan) yang dapat menghambat pertumbuhan mikroba, 3) membantu solubilisasi protein otot yang berfungsi sebagai pengikat partikel daging, 4) penurunan air jaringan otot pada konsentrasi tinggi (5-8%), 5) bertindak sebagai sinergis dalam kombinasi dengan sodium nitrite untuk mencegah pertumbuhan Clostridium botulinum.

Konsentrasi garam yang digunakan dalam produk unggas biasanya berkisar antara 1,5 – 3%. Pada konsentrasi garam 2% sejumlah bakteri terhambat pertumbuhannya, namun mikroorganisme lain, yeast dan jamur masih dapat tumbuh. Berdasarkan akseptabilitas flavor maka konsentrasi garam yang dapat diterima adalah 2-3%. Untuk produk-produk yang mempunyai kadar air 60% atau lebih seperti franks, bologna, ham dan bakso, jelas bahwa kadar garam 1,5 – 3% tersebut tidak dapat memberikan efek pengawet yang signifikan. Meskipun demikian garam yang dikombinasikan dengan bahan lainnya dapat berguna untuk menjaga stabilitas produk.

Nitrit dan nitrat adalah bahan kimia yang sering digunakan sebagai bahan curing. Penggunaan nitrat mempunyai manfaat yaitu menghasilkan pigmen daging yang stabil dan flavor daging yang meningkat serta daya ikat air daging yang semakin kuat. Konsentrasi nitrit dalam produk tidak boleh melebihi 156 ppm. Bahkan untuk produk tertentu dibatasi < 120 ppm dan harus disertai sodium erythorbat/askorbat sebanyak 550 ppm untuk mencegah terbentuk senyawa karsinogenik nitrosamines.

Phosphates telah digunakan untuk memperpanjang masa simpan daging dengan cara menurunkan angka bakteri. Alkaline phosphate yang digunakan adalah sodium tripolyphosphate, sodium hexametaphosphate, sodium acid pyrophosphate, dan disodium phosphate dapat digunakan secara sendiri atau kombinasi. Perendaman karkas selama 6 jam dalam larutan fosfat pada konsentrasi 10 ounce (283,5 g) untuk satu galon air (4,55 l) atau 6,23% dapat meningkatkan masa simpan 1-2 hari. Alkaline phosphate untuk kyuring telah digunakan secara meluas di Amerika.

Sodium atau potassium tripolyphosphate yang ditambahkan pada produk olahan daging dapat digunakan 1) untuk mempertahankan warna produk (retensi warna), 2) mengurangi jumlah penyusutan ketika pemasakan (mereduksi cairan yang keluar), 3) meningkatkan kemampuan mengikat air atau menaikkan nilai WHC (Water Holding Capacity) protein otot, 4) menjaga juiciness, 5) menaikkan pH produk daging, 6) meningkatkan yield produk, 7) membantu dalam ekstraksi protein otot yang terlarut dalam garam, 8) meningkatkan flavor daging, 9) menghambat ransiditas oksidatif. Konsentrasi phosphate dalam produk akhir tidak lebih dari 0,5%.

Sodium atau potassium laktate ditambahkan pada produk daging untuk memperpanjang masa simpan, mengontrol pertumbuhan pathogen, meningkatkan rasa garam, meningkatkan tekstur dengan menurunkan kehilangan air. Level maksimum penggunaan di Amerika adalah 2,9%.

Sodium acetate dan diacetate terbukti digunakan sebagai flavoring agents dalam daging dengan level maksimum sampai dengan 0,25%. Keduanya berfungsi sebagai acidulants, flavoring agents dan sebagai agen antimikrobia.

Gula dapat dijuga digunakan sebagai bahan pengawet, namun konsentrasi yang sangat tinggi diperlukan dalam pangan untuk dapat berfungsi sebagai suatu pengawet. Namun konsentrasi dalam daging curing biasanya jauh lebih rendah. Kombinasi gula dan asam asetat/ asam cuka dapat pula digunakan untuk mengawetkan daging giling. Dalam produk sosis yang difermentasi gula berfungsi sebagai preservatif tidak secara langsung sebagai hasil fermentasi menjadi asam laktat oleh bakteri asam laktat. Turunnya pH dalam daging olahan dan penambahan garam serta sedikit dehidrasi (turunnya kadar air) menghasilkan stabilitas yang tinggi dari produk ini.

Edi Suryanto, Ph.D. 

Bagian Teknologi Hasil Ternak, Fakultas Peternakan UGM Yogyakarta

Referensi

  • Anonimus, 2005. Produksi daging, telur dan olahannya. Kumpulan Standar Mutu, Direktorat Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian, Departemen Pertanian.
  • Lehninger, A.L., 1982. Principles of Biochemistry. Worth Publishers Inc., New York.
  • Price, J.F. And B.S. Schweigert, 1971. The Science of Meat and Meat Products. W.H. Freeman and Company, San Francisco.
  • Sams, A.R., 2001. Poultry Meat Processing. CRC Press, London.
  • Soeparno, 1998. Ilmu dan Teknologi Daging. GadjahMadaUniversity Press, Bulaksumur, Yogyakarta.

ricin3

Racun risin merupakan racun yang dibuat dari pemrosesan dari sejenis tanaman jarak “castor beans”. Tanaman jarak yang berasal dari cekungan Mediterania, Afrika dan India, namun secara luas ditanam sebagai tanaman hias. Sebuah toksin yang disebut risin ditemukan di seluruh tanaman, tetapi terkonsentrasi dalam biji / kacang (bahan untuk minyak jarak ).

In the Agatha Christie garden at Torre Abbey, this is one of the most lethal plants, producing Ricin, the same poison that killed Georgi Markov

ricin2

Risin merupakan ekstrak dari biji dan kulit dari “castor beans” yang banyak ditemukan di Afrika. Risin merupakan sejenis protein yang disebut lectin. Ricin merupakan salah satu bahan paling beracun.

ricin3ricin

Racun risin 6.000 kali lebih mematikan dibandingkan racun sianida dan 12.000 kali lebih mematikan dibandingkan dengan racun ular derik (rattlesnake). Selain terdapat racun risin dari biji jarak, ada juga racun abrin yang bersala dari biji tasbih “rosary beans” (Abrus precatorius), dari keluarga Fabaceae. Dosis kecil resin saja sebanyak 0.034 miligram (satu per sejuta ounce) bisa membunuh manusia.Sebutir risin yang besarnya tidak lebih dari sebutir pasir dapat menewaskan manusia dewasa. Sejumlah kecil risin bia masuk ke dalam luka atau mata, mampu membunuh manusia tersebut.  story-poison-ricin-192152

Satu biji mentah cukup untuk membunuh manusia dalam 2 hari, yang membuat kematian, panjang menyakitkan dan tak terbendung. Gejala pertama akan dialami dalam beberapa jam dan akan termasuk sensasi terbakar di tenggorokan & mulut, sakit perut, diare berdarah dan muntah. Proses ini tak terbendung dan penyebab akhir kematian karena dehidrasi. Anehnya, manusia yang paling sensitif terhadap benih-benih ini, karena dibutuhkan 1-4 untuk membunuh manusia dewasa penuh, 11 untuk membunuh anjing dan 80 benih untuk membunuh bebek.

ricin-mechanism-of-action-rna

Tanaman jarak saat ini memegang Rekor dari Guinness World Record sebagai tanaman paling beracun di dunia. Namun racun risin “masih” kalah dengan racun yang dihasilkan oleh bakteria Clostridium botulinum yang lebih mematikan.

Dari berbagai sumber. 

 

Seorang ahli riset dari Amerika, Prof. Howard Gardener, mengembangkan model kecerdasan “multiple intelligence” yang artinya bermacam-macam kecerdasan. Maksudnya setiap orang memilki bermacam-macam kecerdasan, tetapi dengan kadar pengembangan yang berbeda. Yang di maksud kecerdasan menurut Gardener adalah suatu kumpulan kemampuan atau keterampilan yang dapat ditumbuhkembangkan.

Gambar

Menurut Howard Gardener dalam setiap diri manusia ada 8 macam kecerdasan, yaitu:

1. KECERDASAN LINGUISTIK
Kecerdasan linguistik adalah kemampuan untuk menggunakan kata-kata secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan.

Ciri-ciri:
1. Anda senang bermain dengan kata-kata. Anda menikmati puisi. Anda suka mendengarkan cerita.
2. Anda membaca apa saja; buku, majalah, surat kabar dan bahkan label produk.
3. Anda merasa mudah dan percaya diri mengekspresikan diri anda baik secara lisan maupun tulisan. Contohnya, anda pintar dalam berkomunikasi dan pintar dalam menceritakan atau menulis mengenai sesuatu hal.
4. Anda suka membumbui percakapan anda dengan hal-hal menarik yang baru saja anda baca atau dengar.
5. Anda suka mengerjakan teka-teki silang,bermain scrable atau bermain puzzle. Anda dapat mengeja dengan sangat baik.
6. DLL

2. KECERDASAN LOGIK MATEMATIK
Kecerdasan logik matematik ialah kemampuan seseorang dalam memecahkan masalah. Ia mampu memikirkan dan menyusun solusi (jalan keluar) dengan urutan yang logis (masuk akal).

Ciri-ciri:
1. Anda senang bekerja dengan angka dan dapat melakukan perhitungan mental (mencongak).
2. Anda tertarik dengan kemajuan teknologi dan gemar melakukan percobaan untuk melihat cara kerja sesuatu hal.
3. Anda merasa mudah melakukan perencanaan keuangan. Anda menetapkan target dalam bentuk angka dalam bisnis dan hidup anda.
4. Anda senang menyiapkan jadwal perjalanan secara terperinci. Anda sering menyiapkan, memberi nomor dan menetapkan suatu daftar kerja (to-do-list).
5. Anda senang dengan permainan, puzzle atau sesuatu yang membutuhkan kemampuan berpikir logis dan statistis seperti permainan cheker atau catur.
6. DLL

3. KECERDASAN VISUAL DAN SPASIAL
Kecerdasan visual dan spasial adalah kemampuan untuk melihat dan mengamati dunia visual dan spasial secara akurat (cermat).

Ciri-ciri:
1. Anda menyukai seni, menikmati lukisan dan patung. Anda memilki citra rasa yang baik akan warna.
2. Anda cenderung menyukai pencatatan secara visual dengan menggunakan kamera atau handycam.
3. Anda bisa menulis dengan cepat saat anda mencatat atau berpikir mengenai sesuatu. Anda dapat menggambar dengan cukup baik.
4. Anda merasa mudah membaca peta atau melakukan navigasi, anda memilki kemampuan mengerti arah yang baik.
5. Anda menikmati permainan seperti puzzle.
6. DLL

4. KECERDASAN MUSIK
Kecerdasan musik adalah kemampuan untuk menikmati, mengamati, membedakan, mengarang, membentuk dan mengekspresikan bentuk-bentuk musik. Kecerdasan ini meliputi kepekaan terhadap ritme, melodi dan timbre dari musik yang didengar.

Ciri-ciri:
1. Anda dapat memainkan alat musik.
2. Anda dapat menyanyi sesuai dengan tinggi rendahnya kunci nada.
3. Anda biasanya dapat mengingat sebuah irama hanya dengan mendengarkan beberapa kali saja.
4. Anda sering mendengarkan musik. Anda bahkan kadang kala menghadiri konser musik. Anda suka -bahkan butuh- mendengarkan lagu sambil anda bekerja.
5. Anda mengikuti irama musik dengan baik dan tanpa sadar mengetuk-ngetukkan jari anda mengikuti irama lagu itu.
6.DLL

5. KECERDASAN INTERPERSONAL
Kecerdasan interpersonal ialah kemampuan untuk mengamati dan mengerti maksud, motivasi dan perasaan orang lain.

Ciri-ciri:
1. Anda senang bekerja sama dengan orang lain dalam suatu kelompok atau komite.
2. Anda lebih suka belajar kelompok dari pada belajar sendiri.
3. Orang sering kali datang kepada anda untuk meminta nasihat. 4. anda adalah orang penuh simpati.
5. Anda lebih suka team sport seperti basket, soffball, sepak bola dari pada individual seperti renang dan lari.
6. DLL

6. KECERDASAN INTRAPERSONAL
Kecerdasan intrapersonal adalah kemampuan yang berhubungan dengan kesadaran dan pengetahuan tentang diri sendiri. Dapat memahami kekuatan dan kelemahan diri sendiri. Mampu memotivasi dirinya sendiri dan melakukan disiplin diri.

Ciri-ciri:
1. Anda memiliki buku harian untuk mencatat pikiran anda yang sangat dalam dan pribadi.
2. Anda serimg menyendiri untuk memikirkan dan memecahkan masalah itu sendiri.
3. Anda menetapkan tujuan anda.
4. Anda adalah seorang pemikir independen (mandiri). Anda tahu pikiran anda dan anda memutuskan sendiri keputusan anda.
5. Anda mempunyai hobi atau kesenangan yang bersifat pribadi yang tidak banyak anda bagikan atau ungkapkan kepada orang lain.
6. DLL

7. KECERDASAN KINESTETIK
Kecerdasan kinestetik ialah kemampuan dalam menggunakan tubuh kita secara terampil untuk mengungkapkan ide, pemikiran dan perasaan.

Ciri-ciri:
1. Anda gemar berolahraga atau melakukan kegiatan fisik.
2. Anda cakap dalam melakukan sesuatu seorang diri.
3. Anda senang memikirkan persoalan sambil aktif dalam kegiatan fisik seperti berjalan atau lari.
4. Anda tidak keberatan jika diminta untuk menari.
5. Setiap kali anda pergi ke pusat hiburan atau permainan, anda senang dengan permainan yang sangat menantang dan “mengerikan” secara fisik seperti jet coaster.
6. DLL

8. KECERDASAN NATURALIS
Kecerdasan naturalis adalah kemampuan untuk mengenali, membedakan, mengungkapkan dan membuat kategori terhadap apa yang di jumpai di alam maupun lingkungan.

Ciri-ciri:
1. Anda senang memelihara atau menyukai hewan.
2. Anda dapat mengenali dan membedakan nama berbagai jenis pohon, bunga dan tanaman.
3. Anda tertarik dan memilki pengetahuan yang cukup mengenai bagaimana tubuh bekerja -di mana letak organ tubuh yang penting- dan anda mengerti akan kesehatan.
4. Anda tahu jalur atau jalan setapak, sarang burung dan hewan liar lainnya saat anda berjalan di alam dan anda bisa “membaca” cuaca.
5. Anda dapat membayangkan diri anda sebagai seorang petani atau mungkin anda suka memancing.
6. DLL

Dari delapan kecerdasan (intelligence) tersebut, manakah yang menjadi keunggulan anda dan mana yang belum digunakan secara maksimal?

Dengan mengetahui bahwa kita memiliki kelebihan atau kekurangan pada kecerdasan tertentu, kita akan dapat berbenah diri dan meningkatkan kemampuan kita. Therefore, Which one or some of them are yours?

sumber : http://bem.pefe.ui.ac.id/?p=2285

Gambar

 

Suatu organisasi hanya dapat tumbuh dan berkembang bila memperoleh dukungan dari anggota dan lingkungan dimana organisasi tersebut berada. Dukungan dari anggota yang ditunjukkan dengan besarnya peran serta anggota dalam berbagai program kegiatan organisasi, hanya dapat diperoleh bila keberadaan dan program organisasi tersebut dirasakan manfaatnya secara nyata oleh anggota. Sedangkan besarnya dukungan dari lingkungan ditunjukkan oleh adanya komunikasi dan kerja sama yang baik dengan berbagai organisasi dan institusi terkait lainnya.

Demi keberhasilan acara ini dan semakin solid dalam silaturahmi antar Alumni Skima

Mengundang Bapak dan Ibu semua pada tanggal 30 Desember 2012 di Sekolah SMK NEGERI 3 KIMIA MADIUN. jl Mayjend Panjaitan 20A Madiun. pukul 10 WIB

Dari kita, Oleh kita dan Untuk kita

Untuk SKIMA…

1. AD/ART Organisasi

AD/ART berfungsi untuk menggambarkan mekanisme kerja suatu organisasi

AD berfungsi juga sebagai DASAR pengambilan sumber peraturan/hukum dalam konteks tertentu dalam organisasi

 

ART berfungsi menerangkan hal-hal yang belum spesifik pada AD atau yang tidak diterangkan dalam AD, Karena AD hanya mengemukakan pokok-pokok mekanisme organisasi saja.

ART adalah perincian pelaksanaan AD

Ketentuan pada ART relatif lebih mudah dirubah daripada ketentuan pada AD.

 

Hal-hal yang tercantum dalam setiap AD/ART suatu organisasi tergantung dari perhatian organisasi tersebut kepada suatu hal. Ada suatu hal yang dalam suatu organisasi dimasukkan dalam AD atau ART-nya karena dianggap penting, tetapi diorganisasi lain bisa jadi hal tersebut tidak dimasukkan dalam AD atau ART organisasi tersebut karena dianggap tidak penting.

 

Sebagai contoh garis besar gambaran AD/ART dapat seperti berikut :

ANGGARAN DASAR :

 

MUKADIMAH

o Menerangkan dasar-dasar pelaksanaan/keberadaan/fungsi organisasi tersebut

 

BAB I : NAMA dan TEMPAT

Pasal 1 :

(1) Organisasi ini bernama …… (nama organisasi)

(2) …… (nama organisasi) berkedudukan di …….(tempat)

Pasal 2 :

…… (nama organisasi) didirikan pada …. untuk waktu yang tidak ditentukan.

 

BAB II : AZAS, SIFAT dan TUJUAN

Pasal 3 :

…… (nama organisasi) berazaskan Pancasila

Pasal 4 :

…… (nama organisasi) merupakan organisasi ……. (politik, social, dll) yang bersifat (kekeluargaan dll.)

Pasal 5 :

……. (nama organisasi) bertujuan : (menjelaskan visi organisasi)

 

BAB III : USAHA-USAHA (menjelaskan misi organisasi)

 

BAB IV : KEANGGOTAAN

Pasal 7 :

(1) Anggota …… (nama organisasi) adalah setiap orang yang memenuhi syarat dan sudah disahkan

(2) Ketentuan mengenai keanggotaan …… (nama organisasi) diatur dalam ART

 

BAB V : ORGANISASI

Pasal 8 :

(1) …… (nama organisasi) mempunyai wilayah kerja di …

Jika dirasa perlu bisa saja menerangkan hierarki kepengurusan

Pasal 9 :

(1) Kekuasaan tertinggi pada ……

(2) Kepengurusan diatur dalam …….

Pasal 10 :

Pengurus bertugas :

 

BAB VI : MUSYAWARAH dan RAPAT

Pasal 11 :

(1) Musyawarah diadakan pada

Pasal 12 :

(1) Musyawarah …. memiliki wewenang

Pasal 13 :

Dalam keadaan luar biasa dapat diadakan musyawarah …

Pasal 14 :

Pengambilan keputusan dalam musyarah dan rapat-rapat yang tersebut pad pasal-pasal dalam bab IV diatas dilakukan dengan

 

BAB VII : LAMBANG

Pasal 15 :

…… (nama organisasi) mempunyai lambang dengan bentuk serta makna sebagaimana diatur dalam ART

 

BAB VIII : KEUANGAN

Pasal 16 :

Keuangan …. (nama organisasi) diperoleh dari :

a. Uang pangkal dan uang iuran

b. Sumbangan dalam bentuk apapun yang sah dan tidak mengikat

c. Penerimaan-penerimaan lain yang sah

d. Usaha yang sah

Pasal 17 :

Besarnya uang pangkal dan uang iuran ditetapkan oleh ….

Pasal 18 :

Dana yang diperoleh dipergunakan untuk membiayai …

 

BAB IX : ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 19 :

(1) Hal-hal yang tidak diatur didalam Anggaran Dasar akan diatur didalam Anggaran Rumah Tangga yang merupakan pula perincian pelaksanaan Anggaran Dasar

(2) ART dan peraturan-peraturan pelaksanaan lainnya tidak boleh bertentangan dengan AD

 

BAB X : PERUBAHAN ANGGARAN DASAR dan ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 20 :

(1) Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga ditetapkan oleh ….

(2) Perubahan AD dan ART dianggap sah jika …

 

BAB XI : PEMBUBARAN

Pasal 21 :

Pembubaran (nama organisasi) ditetapkan dan diatur dalam …. , atas permintaan ….

(atau dapat juga alasan-alasan lainnya)

 

BAB XII : PENUTUP

Pasal 22 :

Hal-hal lain yang tidak diatur di dalam AD dan ART, diatur dalam ….

Ditetapkan di :

Pada tanggal :

(PENGESAHAN)

 

ANGGARAN RUMAH TANGGA

 

BAB I : UMUM

Pasal 1 :

Anggaran Rumah Tangga …… (nama organisasi) merupakan pengaturan lebih lanjut dari AD ….. (nama organisasi)

 

BAB II : ORGANISASI …… (nama organisasi)

Menjelaskan spesifikasi misi dan pembagian tanggungjawab dari kerja organisasi

 

BAB III : PENDIDIKAN

Menjelaskan proses pendidikan / jenjang pendidikan dll.

 

BAB IV : PERTEMUAN / KERJASAMA DENGAN (ORGANISASI LAINNYA YANG SESIFAT)

 

BAB V : KEANGGOTAAN

Keanggotaan …… (nama organisasi) terdiri dari :

a. Anggota Muda

b. Anggota Biasa

c. Anggota kehormatan

Pasal 10 :

(1) Anggota Muda

Dijelaskan persyaratannya

(2) Anggota Biasa

Dijelaskan persyaratannya

(3) Anggota Kehormatan

Berdasarkan pertimbangan jasa, dll.

Pasal 11 :

Setiap anggota mempunyai hak dan kewajiban :

Pasal 12 :

(1) Keanggotaan seseorang diberhentikan karena :

(2) Pemberhentian sementara dilakukan oleh ……

Pasal 13 :

Pengurus dibentuk oleh …. dengan cara ….. untuk masa kerja …..

Pasal 14 :

Pengurus mempunyai hak dan kewajiban :

 

BAB VI : MUSYAWARAH dan RAPAT

Pasal 36 :

(1) Musyawarah diselenggarakan … kali dalam …. (jangka waktu)

(2) Musyawarah ……. dihadiri oleh :

(3) Sidang dianggap sah jika ….

 

BAB VII : LAMBANG dan PENGGUNAANNYA

Pasal 37

 

BAB VIII : KEUANGAN

 

BAB VIX : KETENTUAN PENUTUP

 

Hal-hal yang belum diatur dalam ART ini diatur dalam ….

Ditetapkan di :

Pada tanggal :

http://adzanwahiddien.wordpress.com/2008/09/11/panduan-membuat-adart-organisasi/

 

1. Anggaran Rumah Tangga adalah suatu acuan program dalam garis besar
sebagai pernyataan kehendak pimpinan dan anggota suatu organisasi yang pada intinya berisi Kerangka Umum Program Kerja yang ditetapkan oleh Rapat Pimpinan dan Anggota Suatu Organisasi.
2. Kerangka Umum Program Kerja tersebut merupakan rangkaian program program Kerja yang menyeluruh, terarah dan terpadu yang berlangsung secara berkesinambungan.
3. Rangkaian program-program kerja yang terus-menerus tersebut dimaksudkan tujuan organisasi seperti termaksud di dalam Anggaran Dasar organisasi.
4. Anggaran Rumah Tangga juga merupakan Program Utama Badan Pengurus Organisasi yang memberikan arah dalam mewujudkan Rencana Kerja Operasional yang lebih terperinci, setiap tahunnya.

materi referensi:

Elaborasi serius dari berbagai sumber.
Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 52 pengikut lainnya.