SEKILAS TENTANG GANGGANG DAN PENANGGULANGANNYA (bagian 2): PENGOLAHAN KONVENSIONAL (IPA).

Kehadiran kelompok bakteri dan mikroalge tersebut di dalam air, dapat menyebabkan terjadinya penurunan turbiditas dan hambatan aliran, karena kelompok bakteri besi dan bele¬rang dapat membentuk serat atau lendir. Akibat lainnya adalah terjadinya proses korosi (pengkaratan) terhadap benda-benda logam yang berada di dalamnya, men¬jadi bau, berubah warna, dan sebagainya. Akibat dari adanya pertumbuhan algae pada unit pengolahan air minum, adalah sebagai berikut :


a. Koagulasi
Tumbuhnya algae pada permukaan terjunan (cascade) dari bak koagulasi yang pengadukannya dengan mengandalkan terjunan dengan kecepatan jatuh dan pengadukan tertentu, dan dapat mengakibatkan penebalan pada permukaan terjunan sehingga memperkecil ketajaman terjunan dan kecepatan pengadukan yang direncanakan tidak tercapai.
Bila kecepatan pengadukan tidak memenuhi kriteria perencanaan, maka proses pencampuran antara zat koagulan dengan air olahan tidak akan sempurna dan hal ini dapat berpengaruh terhadap pembentukan flok-flok (flokulasi), sebagai operasi tahap pengolahan berikutnya. Hal ini dapat menurunkan efektivitas koagulasi dan flokulasi, sehingga pengolahan tidak optimum.
Terhadap proses, algae dapat menyebabkan pemborosan koagulan. Algae yang terkandung dalam air olahan menyebabkan naiknya kandungan partikel halus yang harus diendapkan sehingga jumlah koagulan yang dibutuhkan juga lebih banyak.

Seperti telah diuraikan diatas bahwa beberapa jenis ganggang/algae dalam air dapat menurunkan pH air, sedangkan untuk proses koagulasi dan flokulasi dibutuhkan kondisi pH tinggi, maka diperlukan pembubuhan kapur yang tinggi untuk mendapatkan kondisi pH yang memenuhi syarat untuk pengkondisian Koagulasi dan Flokulasi. Hal ini berarti pemborosan dalam penggunaan larutan kapur.


b. Sedimentasi
Algae dapat tumbuh pada dasar dan dinding dari unit sedimentasi, sehingga dapat menyebabkan :
– Bak terlihat kotor sehingga keadaan bak kurang estetis
– Dapat tumbuh di permukaan pada zone sedimentasi yang masih mendapatkan penetrasi sinar matahari sehingga memperkecil luas permukaan pengendapan. Sedangkan pada proses, pada operasi pengendapan semakin luas permukaan sedimentasi semakin tinggi jumlah flok-flok yang dapat terendapkan. Misalnya pengendapan dengan plate settler, yang mana plate dibuat miring dan berlapis-lapis di bak sedimentasi untuk memperluas permukaan pengendapan, sehingga flok yang menempel pasda plate dapat sebanyak mungkin dan bila ada algae yang tumbuh pada permukaan plate settler, sebagian permukaaan plate akan tertutup dan pengendapan flok tidak efektif lagi.


c. Filtrasi
Baik filter pasir cepat (rapid sand filter) maupun filter pasir lambat (slow sand filter) menggunakan satu media pasir dan kerikil untuk membentuk rongga filter. Pada saat rongga ini telah tertutup oleh partikel-partikel yang tersaring, maka harus dilakukan pencucian filter. Untuk filter pasir cepat biasanya pencucian dilakukan dengan Back Wash dan untuk filter pasir lambat dilakukan dengan pengerukan secara manual.
Algae dapat tumbuh menempel pada media maupun pada dinding filter, hal ini dapat menyebabkan :
– Dari segi estetika terlihat kurang baik karena bak filtrasi terlihat kotor. apalagi bila sampai terjadi water bloom.
– Terhadap operasi filter, algae tumbuh dan menempel media pasir dan kerikil dapat mempercepat terbentuknya penyumbatan (clogging) pori-pori saringan, sehingga pencucian filter akan lebih sering dilakukan maka operasi penyaringan tidak efektif lagi.


d. Desinfeksi
Algae yang terbawa sampai pada proses desinfeksi dapat menyebabkan pemborosan dalam pembubuhan zat desinfektan, karena kandungan mikroorganisma yang harus dibunuh lebih tinggi, yaitu selain untuk membunuh bakteri, desinfektan juga dibutuhkan untuk membunuh kandungan algae.


Bersambung…!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s