kenakalan, remaja dan sehat…….

REMAJA
Untuk memepermudah mengenali adanya kenakalan remaja dan korelasi dengan kesehatan alangkah baiknya apabila terlebih dahulu kita tahu bagaimana pengklasifikasian remaja. Mappiare mengatakan dalam bukunya psikologi remaja mengutip penuh Elizabeth B. Hurlock, menulis tentanga adanya sebelas masa rentang kehidupan :

1. Prenatal : Saat konsepsi sampai lahir
2. Neonatal : Lahir sampai minggu kedua setelah lahir
3. Masa bayi : Akhir minggu kedua sampai Akhir tahun kedua
4. Kanak-kanak Awal : Dua tahun sampai enam tahun
5. Kanak-kanak Akhir : Enam tahun sampai sepuluh atau sebelas tahun
6. Pubertas pra-adolesen : 10 atau 12 tahun sampai 12 atau 14 tahun
7. Remaja Awal : 13 atau 14 tahun sampai dengan 17 tahun
8. Remaja Akhir : 17 tahun sampai dengan 21 tahun
9. Dewasa Awal : 21 tahun sampai dengan 40 tahun
10. Setengah Baya : 40 tahun sampai dengan 60 tahun
11. Masa Tua : 60 tahun sampai dengan meninggal dunia

Dari pembagian rentang kehidupan diatas kita bisa mengelompokkan remaja dalam tahap 7 dan 8 sedangkan pubertas sebenarnya merupakan salah satu tanda akan masuknya seorang anak kedalam fase remaja.

Berdasarkan pengertian diatas maka kita mengelompokkan remaja sebagai anak yang berusia di bawah 21 tahun tetapi selain pemgertian diatas kita juga diwajibkan untuk menelaah pengertian remaja berdasar hukum karena berdasarkan pengertian sebelumnya yang mengelompokkan kenakalan remaja sebagai suatu perbuatan yang sebenarnya melanggar hukum, dalam hukum seseorang akan tidak lagi disebut remaja apabila mereka sudah menikah sebelum umur 21. apabila kita melihat dari sudut pandang hukum maka akan terlihat apabila kita menikah di bawah 21 tahun kita tidak lagi remaja tetapi dalam kesehatan kita masih tetap dianggap remaja dan pernikahan dibawah 21 tahun sangat rentan sekali terjadi gangguan kesehatan

Apabila kita mau lebih dalam menggali remaja maka kita akan menemukan bahwa sebenarnya mereka merupakan penggerak utama Negara ini maka apabila kita mampu untuk memberikan jalan bagi mereka yang terlanjur melakukan “Kenakalan” untuk kembali menjadi remaja yang berguna maka kita akan memperoleh banyak sekali bantuan untuk membangun Negara ini lebih baik
KENAKALAN REMAJA
Sudarsono, 1991 dalam bukunya Kenakalan remaja mengatakan Juvenille Delinquency secara estimologis dapat diartikan sebagai kejahatan anak, akan tetapi pengertian tersebut memberikan konotasi yang cenderung negative atau negative sama sekali. Atas pertimbangan yang lebih moderat dan mengingat kepentingan subyek, maka beberapa ilmuwan memberanikan diri untuk mengartikan Juvenille Delinquency sebagai kenakalan remaja

Psikolog Drs. Bimo Walgito merumuskan arti selengkapnya dari kenakalan remaja sebagai berikut : tiap perbuatan, jika perbuatan tersebut dilakukan oleh orang dewasa maka perbuatan tersebut merupakan kejahatan, jadi merupakan perbuatan yang melawan hukum, yang dilakaukan anak, khususnya anaka remaja

Dr Fuad hasan dalam B. simanjuntak juga memberikan definisi kenakalan remaja sebagai perbuatan anti social yang dilakukan anak remaja yang bilamana dilakukan orang dewasa dikualifikasikan sebagai kejahatan. Dari kedua pengertian diatas Sudarsana menarik benang merah diantara keduanya yaitu, kenakalan remaja adalah perbuatan atau kejahatan atau pelanggaran yang dilakukan oleh anak remaja yang bersifat melawan hukum anti social, anti susila dan menyalahi norma-norma agama.
Ada banyak sekali jenis kenakalan yang telah dilakukan remaja pada saat ini, oleh karena itu ada pengelompokkan kenakalan remaja di dalam seperti yang diungkapkan Sudarsono :

1. Kejahatan dengan kekerasan, termasuk didalamnya pembunuhan dan penganiayaan
2. Kejahatan Pencurian, baik itu pencuriana biasa maupun pencurian dengan pemberatan
3. Penggelapan
4. Penipuan
5. Pemerasan
6. Gelandangan
7. Pemerkosaan
8. Kejahatan Narkotika, termasuk didalamnya memakai dan mengedarkan narkotika
Melihat begitu banyaknya kenakalan remaja maka kita perlu mencegah agar remaja di sekitar kita tidak terlibat atau melakukannya
KESEHATAN
Membicarakan Kesehatan lebih komplek dari pada kita membicarakan rasa pedas atau musik dangdut, dari keduanya kita sering bisa memberikan definisi yang sama dengan beberapa orang. Apakah kita sudah mengetahui kesehatan itu sendiri? Sering kita menjawab tahu, dengan mengatakan bahwa sehat itu tidak sakit dan tidak cacat, akan tetapi apakah hanya itu yang disebut dengan kesehatan, organisasi WHO mencoba memberikan definisi dari kesehatan itu sendiri
“ Health is state of complete Physical, mental and social well-being and not merely the absence of disease or infirmity “
dari pengertian sehat dari WHO kita bisa menarik pengertian tersendiri bahwa orang kan bisa dikatakan sehat apabila mereka berada dalam keadaan yang sehat baik iti secara fisik, mental maupun social tidak hanya bebas dari penyakit atau kelemahan.
Dari pembahasan diatas akan menimbulkan apakah kita sudah bisa termasuk didalam golongan orang yang sehat?. Dari pengertian tersebut walaupun kita terbebas dari penyakit maupun kecacatan atau kelemahan kita belum tentu dikatakan sudah sehat tetapi kita harus melihat terlebih dahulu apakah sisi mental dan sosial kita sudah sehat.

Dari pengertian sehat dari WHO dingakatlah pengertian sehat di Indonesia dalam Undang-undang no 23 tahun 1992 yang mengatakan bahwa kesehatan adalah keadaan sejahtera badan, jiwa dan social yang memungkinkan setiap orang dapat hidup produktif secara social dan ekonomi. Berdasar Undang-undang 23 tahun 1992 kesehatan mencakup 4 aspek yakni fisik (badan), mental (jiwa), social dan ekonomi.soekidjo dalam bukunya Pendidikan dan Perilaku Kesehatan menjabarkan indicator kesehatah berdasar 4 aspek tersebut.

1. Kesehatan fisik terwujud apabila seseorang tidak merasa sakit dan secara klinis benar benar tidak sakit, semua organ tubuh normal dan berfungsi normal atau tidak ada gangguan fungsi tubuh
2. Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 hal yakni pikiran, emosional dan spiritual. Pikiran yang sehat terlihat dari cara pikir seseorang yang logis, emosional yang sehat tercermin dari kemampuan seseorang untuk mengekspresikan emosionalnya missal, takut sedih atau gembira, spiritual yang baik terlihat dari praktek keagamaan seseorang, yakni kita bisa melaksanakan apa yang diajarkan dan menjauhi berbagai larangan
3. Kesehatan social terwujud apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain secara baik, atau mampu berinteraksi seseoranga atau kelompok lain tanpa meliht SARA, atau bisa terlihat dari sikap saling toleransi dan menghargai
4. Kesehatan dari aspek ekonomi terlihat dari produktivitas seseorang, dalam arti mempunyai kegiatan yang menghasilkan sesuatuyang dapat menyokong hidupnya atau keluarganya secara financial. Bagi anak remaja dan usia lanjut dengan sendirinya batasan ini tidak berlaku, bagi mereka produktif disini dapat diartikan mempunyai kegiatan yang berguna bagi kehidupan mereka misalnya, sekolah atau kuliah bagi anak atau remaja dan kegiatan keagaaan bagi usia lanjut
KENAKALAN REMAJA DAN KESEHATAN
Kenakalan dan kesehatan mungkin kita menganggap dua hal yang sangat jauh berhubungantetapi setelah kita mengetahui bagaimana pengertian kesehatan itu maka akan dibahas bagaimana kesehatan pelaku kenakalan remaja berdasarkan indicator dari sehat yang telah kita bahas di atas. Berdasarkan 4 aspek kesehatan (fisik, social, mental, dan ekonomi) secara garis besar bisa dikatakan bahwa pelaku kenakalan remaja tidak sehat meskipun mungkin tidak ditemukan penyakit maupun kecacatan dalam tubuh mereka, kita akan bahas sebagai berikut :

1. Kesehatan fisik, kenakalan remaja mengakibatkan tidak sehat pada segi fisik terutama pada mereka pelaku kejahatan narkotika, pemakaian narkotika pada manusia mengakibatkan banyak gangguan kesehatan seperti penurunan fungi saraf dan terganggunya banyak fungsi organ,
2. Kesehatan mental (jiwa) mencakup 3 hal yakni pikiran, emosional dan spiritual. Pikiran pada remaja yang melakukan kenakalan remaja dipastikan tidak sehat karena mereka sudah tidak bisa lagi berpikir logis yang ada dalam pikiran mereka hanya kesenangan pribadi mereka. Secara emosional mungkin mereka masih sehat tetapi pada pengguna narkoba sering tidak bisa mengekpresikan emosional mereka sehingga bisa dikatakan mereka tidak lagi sehat secara emosional. Sehat secara spiritual bisa dilihat dengan pengamalan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari, melihat pengertian tersebut kenakalan remaja termasuk perilaku tidak sehat karena tidak ada agama yang mengajarkan umatnya untuk melakukan kejahatan.
3. Kesehatan social terwujud apabila seseorang mampu berhubungan dengan orang lain secara baik, atau mampu berinteraksi seseoranga atau kelompok lain tanpa meliht SARA, atau bisa terlihat dari sikap saling toleransi dan menghargai. Dari pengertian tersebut kenakalan remaja sudah tidak bisa memenuhi criteria sehat karena kenakalan remaja selalau mengakibatkan keresahan pada orang lain, bahkan terkadang mengakibatkan kerugian di masyarakat.
4. Kesehatan ekonomi terlihat dari mempunyai kegiatan yang berguna bagi kehidupan mereka misalnya, sekolah atau kuliah bagi anak atau remaja, bisa dipastikan perilaku kenakalan pada remaja tidak berguna bagi kehidupan mereka maka kenakalan remaja juga tidak sehat dari segi ekonomi

Kenakalan remaja merupakan perilaku yang tidak sehat baik dari segi fisik, mental, social dan ekonomi. Bagaimana Negara ini di masa akan datang apabila mereka remaja pada saat ini sudah tidak sehat semua, padahal mereka adalah pemimpin di masa datang.
Pencegahan kenakalan remaja lebih efektif dan efisien daripada kita mengobati, meskipun kita juga harus menyembuhkan remaja yang sudah terlanjur melakukan kenakalan, pencegahan akan berjalan dengan baik apabila ada sinergi dari pemerintah sebagai penentu kebijakan, institusi pendidikan dimana mereka belajar dan lingkungan keluarga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s