Pinter namung keblinger

Kata-kata bahasa jawa yang berarti ”pintar tetapi tidak bisa menempatkan ilmunya”.

Yach…kita banyak ketahui Ilmuwan, Dokter dan selangit titel orang punya, tetapi kok salah kaprah. Banyak ilmu dislewengkan tidak pada tempatnya, banyak hal-hal baru yang mereka ciptakan, manfaatnya tidak seberapa tapi efeknya yang ditimbulkan bagi masyarakat secara langsung maupun tidak langsung sangatlah bahaya.

Kita sering mengkonsumsi berbagai jenis makanan, yang mungkin kita tidak tahu cara pembuatan dan komposisi yang digunakan. Banyak bahan-bahan kimia berperan penting untuk meningkatkan profit produsen dengan memanfaatkan ketidak tahuan konsumen akan bahaya yang mungkin akan ditimbulkan oleh makanan tersebut. Konsumen mudah tertarik dengan produk yang murah, banyak, menarik tanpa menghiraukan kualitas.

Banyak badan usaha atau PT sekalipun yang sudah bonavit kucing-kucingan dengan badan BPOM dengan produk yang dipasarkan, rekayasa analisa maupun manipulasi komposisi dilakukan guna mendapatkan keuntungan semata. Apa kita sadar dengan produk-produk berbagai macam merk yang terkenal maupun abal-abal dan membanjiri pasar?. Apa yang terjadi jika produk-produk itu adalah produk buatan industri kecil yang hanya kejar setoran tanpa sebuah analisa Laboratorium?. Apa kita yakin akan semua produk yang ada di pasar layak untuk dikonsumsi.

Manipulasi-manipulasi komposisi yang terjadi pada makanan yang dikonsumsi kita adalah:

Dioxin.

Dioksin merupakan zat yang sangat beracun. Zat ini merupakan penyebab kanker dan melemahkan fungsi lever, serta mengurangi sistim kekebalan tubuh seseorang. Hanya satu gram saja, dioksin dikatakan dapat menewaskan atau mencederai 10 ribu orang.

Dioksin adalah salah satu dari sedikit bahan kimia yang telah diteliti secara intensif dan telah dipastikan menimbulkan Kanker. Bahaya dioksin sering disejajarkan dengan DDT (bahan aktif peptisida), yang sekarang telah dilarang di seluruh dunia. Selain dioksin, abu hasil pembakaran juga berisi berbagai logam berat yang terkandung di dalam plastik.

Dioksin dihasilkan juga dari proses pembakaran sampah yang tidak sempurna, dan bagaimana menangani hal ini menjadi suatu masalah yang besar.

Mungkin sebagian dari kita mempunyai kebiasaan memakai dan memakai ulang botol plastik (Aqua, VIT etc), dan menaruhnya di mobil atau dikantor. Kebiasaan ini tidak baik, karena bahan plastic botol (disebut juga sebagai polyethylene terephthalate or PET) yang dipakai dibotol2 ini, mengandung zat2 karsinogen (atau DEHA). Botol ini aman untuk dipakai 1-2 kali saja, jika anda ingin memakainya lebih lama, tidak boleh lebih dari seminggu, dan harus ditaruh di tempat yang jauh dari matahari.


Kebiasaan mencuci ulang dapat membuat lapisan plastik rusak dan zat karsinogen itu bisa masuk ke air yang kita minum. Lebih baik membeli botol air yang memang untuk dipakai
ber-ulang2, jangan memakai botol plastik.

Melamin

Adalah trimer dari sianamida, dan seperti sianamida, ia mengandung 66% nitrogen (berdasarkan massa). Ia merupakan metabolit dari siromazina, sejenis pestisida. Melamina terbentuk dalam tubuh mamalia yang mengkonsumsi siromazina.[3] Dilaporkan juga siromazina diubah menjadi melamina pada tanaman

Melamin adalah basa organik dengan rumus kimia C3H6N6. Zat ini merupakan trimer dari cyanida. Bersama dengan formaldehyde melamin digunakan untuk memproduksi resin melamin, plastik yang sangat tahan panas, dan busa melamin, produk polimer pembersih. Melamin merupakan metabolit dari cyromazine, salah satu senyawa pestisida.

Melamin dapat membuat iritasi bila terhisap dan bila kontak dengan mata atau kulit. Melamin juga dapat mengakibatkan kerusakan pada reproduksi, kandung kemih, dan batu ginjal. Juga dapat menyebabkan kanker dan yang paling parah dapat meninggal dunia.

Selain Kekurangan dan Bahaya apa sih kelebihan Melamine ? Peralatan makan yang terbuat dari melamin di satu sisi menawarkan banyak kelebihan. Selain desain warna yang beragam dan menarik, fungsinya juga lebih unggul dibanding peralatan makan lain yang terbuat dari keramik, logam, atau kaca. Melamin lebih lebih ringan, kuat, dan tak mudah pecah. Harga peralatan melamin pun relatif lebih murah dibanding yang terbuat dari keramik misalnya.

FORMALIN

Adalah berupa cairan dalam suhu ruangan, tidak berwarna, bau sangat menyengat, mudah larut dalam air dan alkohol.Penggunaan formalin sebagai desinfektan, cairan pembalsem, pengawet jaringan, pembasmi serangga dan digunakan di indutri tekstil dan kayu lapis. Formalin tidak boleh digunakan sebagai bahan pengawet untuk pangan. Akibatnya jika digunakan pada pangan dan dikonsumsi oleh manusia akan menyebabkan beberapa gejala diantaranya adalah tenggorokan terasa panas dan kanker yang pada akhirnya akan mempengaruhi organ tubuh lainnya, serta gejala lainnya.

Pengaruh Formalin Terhadap Kesehatan

a. Jika terhirup

Rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan , sukar bernafas, nafas pendek, sakit kepala, kanker paru-paru.

b. Jika terkena kulit

Kemerahan, gatal, kulit terbakar

c. Jika terkena mata

Kemerahan, gatal, mata berair, kerusakan mata, pandangan kabur, kebutaan

d. Jika tertelan

Mual, muntah, perut perih, diare, sakit kepala, pusing, gangguan jantung, kerusakan hati, kerusakan saraf, kulit

membiru, hilangnya pandangan, kejang, koma dan kematian.

Mendeteksi Formalin secara phisik

– Ayam potong berwarna putih bersih, awet dan tidak mudah busuk

– Bakso yang tidak rusak sampai 5 hari pada suhu kamar dan memiliki tekstur yang

sangat kenyal

– Ikan basah yang tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar, insang berwarna merah tua

dan tidak cemerlang, bau menyengat khas formalin.

– Ikan asin yang tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar, warna ikan

Bersih dan cerah, namun tidak berbau khas ikan asin.

– Tahu yang biasanya berbentuk bagus, kenyal, tidak mudah hancur, awet hingga lebih

Dari 3 hari, bahkan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es, bau menyengat khas

formalin.

– Mie Basah biasanya lebih awet sampai 2 hari pada suhu kamar (25 derajat celcius), bau

menyengat, kenyal, tidak lengket dan agak mengkilap.

B. BORAKS

Adalah serbuk kristal putih, tidak berbau, larut dalam air, tidak larut dalam alkohol.

Penggunaan :

Boraks dipakai sebagai pengawet kayu, anti septik kayu dan pengontrol kecoa.Bahaya Boraks terhadap kesehatan diserap melalui usus, kulit yang rusak dan selaput lendir.

Efek toksik : kumulatif selama penggunaan berulang – ulang. Pengaruh terhadap kesehatan :

a. Tanda dan gejala akut :

Muntah, diare, merah dilendir, konvulsi dan depresi SSP(Susunan Syaraf Pusat)

b. Tanda dan gejala kronis

– Nafsu makan menurun

– Gangguan pencernaan

– Gangguan SSP : bingung dan bodoh

– Anemia, rambut rontok dan kanker.

Boraks merupakan senyawa yang bisa memperbaiki tekstur makanan sehingga menghasilkan rupa yang bagus, misalnya bakso dan kerupuk. Bakso yang menggunakan boraks memiliki kekenyalan khas yang berbeda dari kekenyalan bakso yang menggunakan banyak daging. Bakso yang mengandung boraks sangat renyah dan disukai dan tahan lama sedang kerupuk yang mengandung boraks kalau digoreng akan mengembang dan empuk, teksturnya bagus dan renyah.

Formalin dan boraks merupakan bahan tambahan yang sangat berbahaya bagi manusia karena merupakan racun. Bila terkonsumsi dalam konsentrasi tinggi racunnya akan mempengaruhi kerja syaraf.

Secara awam kita tidak tahu seberapa besar kadar konsentrat formalin dan boraks yang dianggap membahayakan. Oleh karena itu lebih baik hindari makanan yang mengandung formalin dan boraks. Jauhkan anak – anak kita dari makanan yang mengandung boraks dan formalin.

Kritikan buat BPOM untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap semua produk makanan dan obat yang beredar di pasaran.

Dan itu semua kembali bagi kita

Waspadalah…