Belajar Manajemen Perusahaan : Chapter. 4 : Just In Time (JIT) dan Supply Chain Management. Web-based SCM). (versi chating)

From: Simon J. Sibarani

Kemudian mengenai Just In Time (JIT). Pada prinsipnya, target daripada konsep ini adalah Cost Down (efisiensi). pada sisi pendanaan (funding). Misalnya, bahan baku masuk pada saat dibutuhkan pada proses produksi dan hasil produksi selesai pada saat delivery time kepada konsumen. Dengan demikian, tidak diperlukan adanya gudang penyimpanan dan tidak perlu ada tambahan modal (fund) untuk menyimpan stok barang.

Generasi baru dari JIT adalah Supply Chain Management. (Yang lebih baru lagi adalah Web-based SCM). Kalau JIT biasanya berlaku untuk pabrik (karena waktu itu policy pemerintah jepang adalah fokus ke industri) maka SCM dapat diaplikasikan keseluruh rantai pasokan sampai ke final konsumer. Akibatnya, bukan hanya stok di gudang pabrik bisa diminimalkan, tetapi stok di bagian pemasok bahan mentah menjadi minimal, stok pabrik, distributor, pedagang eceran, menjadi minimal.

Hasilnya? konsumer yg lebih puas karena biayanya lebih murah.

 

Just In Time

From: Oki “oooo”

Saya tambahkan sedikit. Saya pernah ikut kursus JIT ini beberapa tahun yang lalu, konsep ini paling baik diterapkan untuk industri manufaktur terutama yang kompleks. pada prinsipnya simple saja JIT ini kalau kita artikan secara harafiah berarti “segera” atau dalam bahasa manajemen kita artikan dengan “mengurangi waktu tunggu”. Waktu tunggu ini baik berupa waktu tunggu bahan mentah di gudang, waktu tunggu barang jadi yang seharusnya bisa diproduksi waktu2 mendatang dll. Jadi idealnya kalau hari ini kita akan memproduksi barang A, bahan2 baku barang A tersebut harus ada sesaat sebelum produksi berjalan dan bukan seminggu atau sebulan sebelumnya, karena menimbun bahan baku berarti menimbun capital yang seharusnya bisa ditempatkan ke pos2 lain yang lebih menguntungkan, disamping itu mengurangi risiko rusaknya bahan baku karena di simpan di gudang kita, karena begitu masuk gudang kita berarti semua kerusakan adalah tanggung jawab kita. Di sini perlu koordinasi yang baik sekali dengan para pemasok bahan baku terutama untuk schedule delivery..

 

@_pararaja

Iklan

One thought on “Belajar Manajemen Perusahaan : Chapter. 4 : Just In Time (JIT) dan Supply Chain Management. Web-based SCM). (versi chating)

  1. saya mahasiswa jursan T. Industri “Adisutjipto” Yogyakarta, pada prinsipnya ketika kita berbicara sistem JIT adalah sama halnya ketika kita punya motor dan kita mengisi bensin ke pom bensin ketika simbol bensin kita menunjukan mau habis,jadi seperti itulah pemahaman just In Time secara sederhana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s