MENGENAL PHOSPHOR (P).

Phosphor adalah nonmetal multivalent dalam grup nitrogen.  Ditemukan di alam dalam beberapa bentuk allotrop, dan merupakan elemen esensial untuk kehidupan organisme.

 

Ada beberapa macam bentuk phosphor yaitu phosphor putih, phosphor merah, dan phosphor hitam.  Phosphor putih adalah buatan industri, bercahaya dalam gelap, dapat terbakar tiba-tiba ketika terpapar di udara dan racun mematikan.  Phosphor merah dapat bervariasi dari jingga ke ungu, karena perbedaan struktur.  Phosphor hitam dibuat di bawah tekanan tinggi, terlihat seperti grafit dan memilili kemampuan menghantarkan listrik.

 

Orthophosphate terlarut adalah spesies phosphor yang paling mendominasi dalam air tawar dan air laut.  Tipe konsentrasi dalam air tawar dan air laut yang tidak terkontaminasi berkisar dari 5 sampai 30 µg/L phosphor.

 

Beberapa aplikasi phosphor misalnya untuk pupuk, kaca khusus, lampu, produksi baja, perlengkapan militer, pestisida, pasta gigi, dan deterjen.

 

Dalam perairan konsentrasi ini dapat meningkat drastis karena kombinasi phosphat dengan zat terlarut yang merubah kandungan air.

 

Phosphor merupakan nutrien major yang berkontribusi dalam peningkatan eutrofikasi permukaan air.  Keberadaannya menyebabkan banyak masalah pada kualitas air termasuk meningkatnya biaya pengolahan, menurunnya nilai konservasi dan rekreasi, hilangnya ternak, dan efek mematikan dari racun alga pada air minum.

 

Sumber utama phosphor adalah dekomposisi zat-zat organik, seperti sisa makanan, ekskresi, tumbuhan mati, alga dan mikroorganisme.  Walaupun phosphor merupakan komponen penting dari sel, kandungan yang lebih tinggi dari phosphor adalah berbahaya dan dapat menyebabkan reproduksi alga.  Lebih jauh lagi, peningkatan konsentrasi phosphat mempengaruhi sintesis batu kapur dengan terjadinya endapan calsium phosphat kemudian berkomplikasi dengan petumbuhan coral.  Pengurangan kandungan phosphat yang meningkat sangat dibutuhkan.

 

Secara alami phosphor tidak pernah ditemukan dalam bentuk murninya.  Lebih umum ditemukan sebagai phosphat.  Phosphat merupakan zat yang penting pada tubuh manusia, karena merupakan bahan DNA dan berperan dalam distribusi energi.  Kekurangan phosphat dapat meneyebabkan masalah kesehatan.  Tetapi, kelebihan phosphat juga menyebabkan masalah kesehatan seperti kerusakan batu ginjal dan osteoporosis.

 

Phosphor murni memiliki warna putih dan paling berbahaya bagi kesehatan dari warna lainnya.  Phosphor putih sangat beracun dan mematikan.  Membakar kulit dan pada waktu bersamaan merusak ginjal, liver, dan hati.

 

Phosphor putih masuk ke lingkungan melalui buangan industri dan penggunaan amunisi oleh militer.  Phoshor putih tidak menyebar karena langsung bereaksi dengan oksigen.  Di udara phosphor bereaksi dengan oksigen menjadi partikel yang lebih tidak berbahaya.  Di air phosphor tidak bereaksi dengan partikel apapun tetapi akan berakumulasi pada organisme air.  Di tanah akan tersisa beberapa hari sebelum berubah menjadi partikel yang lebih tidak berbahaya.  Tetapi di dalam tanah atau dasar sungai dan danau, phosphor akan berada selama ribuan tahun atau lebih.

 

Phosphat banyak berpangaruh pada organisme.  Pengaruh ini sebagai konsekuensi pembuangan phosphat dalam jumlah  ke lingkungan dari pertambangan dan pertanian.  Selama pemurnian air phosphat tidak selalu dihilangkan sebagaimana mestinya, jadi dapat meluas di permukaan air.

 

 

Dalam beberapa kasus yang potensial pada instalasi pengolahan air mengenai pemisahan phosphor terlarut adalah tidak tersedianya jaminan kualitas air yang dibutuhkan.  Kebanyakan penggantian air memungkinkan konsentrasi phosphat untuk tetap tetapi merupakan solusi yang sangat mahal.

 

Beberapa metoda yang umum digunakan untuk eliminasi phosphat diantaranya: pengendapan, penyaringan atau penyerapan, pemisahan secara biologi, dan kristalisasi.

 

Metoda pengendapan memerlukan biaya yang tinggi dan menyebabkan peningkatan volume lumpur sampai 40%.  Pengendapan biasa digunakan untuk menghilangkan phosphat anorganik dengan cara penambahan koagulan.  Ion yang umum digunakan adalah kalsium, alumunium, dan besi.

 

Metoda penyaringan atau penyerapan adalah dengan menggunakan absorbent dalam sistem filtrasi.  Absorbent yang biasa digunakan adalah zeolit.

 

Pemisahan secara biologi yaitu dengan penggunaan lumpur aktif yang biasanya bersamaan dengan proses pemisahan nitrogen (nitrifikasi dan denitrifikasi).

 

Kristalisasi adalah pemisahan phosphat dengan cara reaksi pengkristalan.  Phosphat akan dipisahkan dari larutan alkali sebagai hidroksiapatit oleh reaksi kristalisasi dengan calsium dan hidroksida dimana terdapat bantuan dari biji kristal dan pengaturan pH yang sesuai.

 

Peningkatan jumlah phosphor dalam permukaan air menyebabkan pertumbuhan organisme seperti alaga.  Organisme ini menggunakan oksigen dalam jumlah besar dan menghalangi masuknya sinar matahari ke dalam air sehingga tidak ada kehidupan untuk organisme lainnya.  Fenomena ini dikenal sebagai eutrofikasi

 

Phosphor merupakan nutrien major yang berkontribusi dalam peningkatan eutrofikasi permukaan air.  Keberadaannya menyebabkan banyak masalah pada kualitas air termasuk meningkatnya biaya pengolahan, menurunnya nilai konservasi dan rekreasi, hilangnya ternak, dan efek mematikan dari racun alga pada air minum.

 

Dalam beberapa kasus yang potensial pada instalasi pengolahan air mengenai pemisahan phosphor terlarut adalah tidak tersedianya jaminan kualitas air yang dibutuhkan.  Kebanyakan penggantian air memungkinkan konsentrasi phosphat untuk tetap tetapi merupakan solusi yang sangat mahal.

 

Atomic number

15

Atomic mass

30,9738 g.mol -1

Oxidation states

± 3, 4, 5

Electronegativity according to Pauling

2,1

Density

1,82 g/ml at 20°C

Melting point

44,2 °C

Boiling point

280 °C

Vanderwaals radius 

1,04 Å

Ionic radius

0,34 Å

Atomic radius

1,28 Å

Electronic shell 

[Ne]3s23p3

Energy of first ionisation

10,118 eV

Energy of second ionisation

19,725 eV

Energy of third ionisation

29,141 eV

Discovered by

Hennig Brandt in 1669

Tabel propertis Phosphor.

 

 

Edited by : @_pararaja

 

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s