PROGRAM IGOS RISTEK 2008

Deputi Menneg Ristek Pendayagunaan dan Pemasyarakatan IPTEK (PPI), Idwan Suhardi  didampingi Asisten Deputi Urusan Pengembangan dan Pemanfaatan Teknologi Informasi, Kemal Prihatman memberikan keterangan pers mengenai capaian dan rencana program IGOS 2008 di Kementerian Negara Ristek (KNRT), 18 Januari 2008. Maksud dari memberikan keterangan pers itu untuk mengulas balik semangat IGOS (Indonesia, Go Open Source) yang telah dicangkan sejak 2004 oleh 5 instasi (KNRT, Depkominfo, Depkumham, Depdiknas, dan MenPan) menuju Indonesia bebas dari pembajakan  (Be Legal) khususnya pembajakan perangkat lunak

.
Dalam keterangan pers tersebut kembali dijelaskan bahwa IGOS adalah upaya bersama dalam rangka memperkuat sistem teknologi informasi nasional dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi global melalui pengembangan dan pemanfaatan Open Source Software (OSS). Dalam Mendukung pengembangan dan pemanfaatan OSS tersebut KNRT beserta instansi terkait dan komunitas Open Source lainnya membuat kebijakan sebagai Skenario Utama IGOS 2005-2010.


Menurut Idwan Suhardi, skenario tersebut adalah : 1. Menyusun Kebijakan (Regulasi OSS, prosedur OSS, standarisai OSS, dan sustainability OSS); 2. Membangun infrastruktur dan sarana pendukung (IGOS Centre, Jaringan Pusat Penelitian dan Pengembangan OSS/POSS dan OSS Start Up Capital Program)  3. Pengembangan SDM dan kelembagaan (membangun Pusat Pelatihan, TOT Pelatihan, sertifikasi SDM & kelembagaan); 4. Pengembangan content berbasis OSS; dan 5. sosialisasi dan peningkatan kepedulian dengan melakukan pelatihan, workshop, pameran dan lomba.


Selain itu dijelaskan pula capaian dan evaluasi dari program IGOS di KNRT tahun 2007 dan rencana kegiatan ditahun 2008. Ditahun 2008 ditargetkan 1. Diterbitkan Usulan Kebijakan ODF, SNI ODF dan SOP bisnis Model OSS; 2. Pengembangan 5 unit warintek OSS; 3. Penambahan 5 POSS dan 10 Start Up Capital Program berbasis OSS; 4. Pengembangan 4 Aplikasi dan Model PC Tinclient; 5. Pelatihan-pelatihan berbasis OSS


Dalam keterangan pers ini juga disampaikan semangat KNRT mendorong IGOS dengan dikeluarkan keputusan Mennegristek tahun 2006 melalui Deputi PPI selaku penanggung jawab Program IGOS yang memerintahkan seluruh pegawai KNRT menggunakan OSS sebagai alat kerja komputer khususnya kebutuhan program perkantoran. Perintah penggunaan OSS didalam lingkungan kerja mempunyai dasar pertimbangan yaitu: didalam lingkungan KNRT harus bersih dari software bajakan dengan penggunaan software legal, kemandirian tidak tergantung oleh produk lain, effesiensi penggunaan anggaran dan mempercepat peningkatan kapasitas litbang bidang TI lebih khususnya CINTA PRODUK ANAK BANGSA.

Awal-awal pelaksanaan memang ada kendala dari para pegawai yang sudah lama mengunakan proprietory software dalam melaksanakan tugas sehari-hari. Kendala tersebut setelah di evaluasi adalah mayoritas dari faktor kebiasaan. Untuk mepercepat peralihan tersebut Mennegristek dan para pejabat di lingkungan KNRT terlebih dahulu menggunakannya OSS, ini dilakukan untuk memerikan contoh kepada seluruh pegawai KNRT. Setelah pencanagan tersebut, dilakukan sosialisasi kepada LPND dibawah koordinasi KNRT untuk beralih kepada OSS. Sampai saat ini LPND Ristek sudah sebagian besar beralih kepada OSS. (Humasristek/WB)

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s