Irfan Dwidya Prijambada, Donny Widianto, Ngadiman, dan Saifurrohman

Jurusan Ilmu Tanah, Universitas Gadjah Mada

Minyak bumi merupakan komoditas ekspor utama Indonesia. Aktivitas pengeboran minyak bumi menghasilkan lumpur berminyak dalam jumlah besar. Lumpur minyak harus diolah untuk menurunkan atau menghilangkan berbagai senyawa berbahaya yang terkandung di dalamnya. Pembakaran dan penimbunan terkendali menimbulkan masalah lingkungan baru dengan dihasilkannya asap dan meresapnya minyak ke dalam badan air tanah. Pengelolaan dengan cara menebar langsung di lapangan merupakan alternatif yang perlu dikembangkan. Akan tetapi, keberhasilan cara ini sangat bergantung pada populasi mikrob tanah, terutama populasi mikrob perombak minyak bumi. Penelitian ini bertujuan merumuskan teknologi pengelolaan lumpur minyak yang bermatra ekologi dengan memanfaatkan mikrob yang memiliki kemampuan merombak sisa minyak bumi yang terdapat dalam lumpur minyak.

Pengelolaan dengan penebaran langsung di lapangan yang melibatkan bioremediasi tanah merupakan cara yang paling ekonomis dan dapat diterima lingkungan. Dengan telah diisolasinya sejumlah mikrob pendegradasi hidrokarbon serta mikrob pengemulsi hidrokarbon dalam penelitian ini, dapat dikembangkan pula produksi bioemulsifier yang dapat digunakan dalam pengelolaan limbah industri dan industri biodetergen.

Adopted by : @_pararaja from Hibah Bersaing VIII

 

 

About these ads